23 April 2026

PROGRAM PMT BERBAHAN PANGAN LOKAL DI DESA TUNGGUL 45 BERJALAN SUKSES, MASYARAKAT MERASAKAN MANFAAT NYATA

Penulis

admin

Penulis

PROGRAM PMT BERBAHAN PANGAN LOKAL DI DESA TUNGGUL 45 BERJALAN SUKSES, MASYARAKAT MERASAKAN MANFAAT NYATA

Asahan – Upaya peningkatan status gizi masyarakat terus dilakukan oleh Puskesmas Ofa Padang Mahondang melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bagi ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) serta balita dengan gizi kurang. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan sepanjang Tahun Anggaran 2024 di Desa Tunggul 45, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dan berlangsung dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

Program ini menjadi langkah strategis dalam menanggulangi permasalahan gizi, khususnya pada kelompok rentan. Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terencana dan terstruktur dengan melibatkan tenaga kesehatan serta partisipasi aktif masyarakat. Setiap bulan, ibu hamil dan balita yang menjadi sasaran program menerima makanan tambahan sesuai kebutuhan gizi, disertai dengan pemantauan kesehatan secara rutin. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan mengenai kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.

Hasil pelaksanaan program menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Ibu hamil yang sebelumnya mengalami kondisi KEK mulai menunjukkan peningkatan kesehatan secara bertahap, sementara balita dengan gizi kurang mengalami perbaikan status gizi yang cukup signifikan. Perubahan ini menjadi bukti bahwa program yang dilaksanakan secara konsisten mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kepala Puskesmas Ofa Padang Mahondang, dr. Citra Dwi Kesuma, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur kegiatan PMT berbahan pangan lokal ini dapat berjalan dengan lancar sepanjang tahun 2024. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa konsistensi pelaksanaan setiap bulan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

“Kami melihat adanya perubahan yang cukup signifikan, baik dari segi kesehatan maupun kesadaran masyarakat. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depannya,” tambahnya.

Selain memberikan dampak kesehatan, program ini juga membawa perubahan positif dari sisi sosial. Masyarakat Desa Tunggul 45 merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, serta semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang merasa bangga karena kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan memberikan hasil yang nyata.

Pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi salah satu keunggulan utama dalam program ini. Selain lebih ekonomis dan mudah diperoleh, penggunaan bahan lokal juga mendukung pemberdayaan potensi yang ada di lingkungan sekitar, sehingga mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi.

Dengan capaian yang telah diraih selama Tahun Anggaran 2024, Puskesmas Ofa Padang Mahondang berkomitmen untuk terus melanjutkan dan meningkatkan kualitas program ini di masa mendatang. Program PMT berbahan pangan lokal ini diharapkan dapat terus menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Dokumentasi

Bagikan Artikel: