16 July 2026

Puskesmas Ofa Padang Mahondang Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental melalui Edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis di SMPN 4 Pulau Rakyat

Penulis

admin

Penulis

Puskesmas Ofa Padang Mahondang Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental melalui Edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis di SMPN 4 Pulau Rakyat

Padang Mahondang, 16 Juli 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tidak hanya dari aspek fisik tetapi juga kesehatan jiwa, Puskesmas Ofa Padang Mahondang melaksanakan kegiatan edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (Psychological First Aid/PFA) kepada siswa-siswi SMPN 4 Pulau Rakyat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia remaja.

Masa remaja merupakan periode yang penuh dengan perubahan dan tantangan. Tekanan akademik, pergaulan, konflik keluarga, hingga berbagai peristiwa yang tidak diharapkan dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Apabila tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan mental, prestasi belajar, maupun hubungan sosial. Oleh karena itu, kemampuan memberikan dukungan awal kepada individu yang mengalami tekanan psikologis menjadi salah satu keterampilan hidup yang penting dimiliki oleh setiap pelajar.

Melalui kegiatan edukasi ini, tenaga kesehatan dari Puskesmas Ofa Padang Mahondang memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai konsep Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (PFA), yaitu bentuk dukungan awal yang diberikan kepada seseorang yang sedang mengalami tekanan emosional atau situasi krisis. PFA bukan merupakan terapi ataupun konseling, melainkan pendekatan sederhana yang bertujuan membantu individu merasa lebih aman, tenang, didengar, serta mendapatkan akses terhadap bantuan yang dibutuhkan.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan luka psikologis, tanda dan gejala seseorang yang sedang mengalami stres atau tekanan emosional, serta prinsip dasar PFA yang dikenal dengan Look (Lihat), Listen (Dengarkan), dan Link (Hubungkan). Siswa diajak untuk mampu mengenali teman yang membutuhkan bantuan, menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi, memberikan dukungan emosional, serta mengarahkan kepada guru, orang tua, atau tenaga kesehatan apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.

Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta simulasi sederhana mengenai cara memberikan dukungan kepada teman yang sedang mengalami kesulitan emosional. Antusiasme para siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, yang menunjukkan tingginya kepedulian mereka terhadap isu kesehatan mental di lingkungan sekolah.

Kepala Puskesmas Ofa Padang Mahondang menyampaikan bahwa edukasi kesehatan mental merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi muda yang sehat, tangguh, dan peduli terhadap sesama. Sekolah menjadi lingkungan strategis untuk menanamkan nilai empati, kepedulian, dan kemampuan menghadapi tantangan kehidupan secara positif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan mental diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi peer support atau teman yang memberikan dukungan kepada sesama ketika menghadapi masalah psikologis. Dengan lingkungan sekolah yang saling mendukung, diharapkan tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

Puskesmas Ofa Padang Mahondang akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program promosi kesehatan, termasuk edukasi kesehatan jiwa di lingkungan sekolah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.

Bagikan Artikel: